NOZEL DISEGEL, TAPI SOLAR DIDUGA MASIH “BOCOR” — BPH MIGAS JANGAN CUMA TUTUP NOZEL!

Rajawalitv,net-LAMPUNG TIMUR, 5/10/2026— Penyegelan satu nozel di SPBU 24.341.105 Margo Toto, Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur, dinilai belum menjawab dugaan persoalan distribusi Solar bersubsidi.
Informasi yang dihimpun menyebut adanya dugaan aktivitas pengisian Solar melalui area belakang SPBU menggunakan kendaraan tertentu menuju tempat penampungan. Jika informasi tersebut benar, publik patut mempertanyakan efektivitas pengawasan dan sanksi yang telah diberikan.
BPH Migas jangan berhenti pada penyegelan nozel. Bongkar sampai ke akar persoalan.

Data CCTV, histori transaksi, volume penyaluran, identitas kendaraan, pola pengisian berulang, serta kemungkinan adanya instalasi selang atau jalur distribusi dari area belakang SPBU harus diperiksa secara menyeluruh.

Jika ditemukan bukti pelanggaran, aparat wajib mengusut siapa yang mengakses, siapa yang menyediakan fasilitas, siapa yang melakukan pengisian, dan siapa yang menikmati hasilnya.

Pengawasan tidak boleh hanya menyentuh operator. Pihak yang terbukti terlibat atau mengetahui dan membiarkan pelanggaran harus dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum.

Satu nozel disegel bukan berarti masalah selesai. Kalau dugaan “kebocoran” masih terjadi, BPH Migas dan aparat diminta jangan tutup mata.

Publik menunggu tindakan nyata: buka data, periksa jalurnya, bongkar faktanya, dan proses jika terbukti melanggar.
(Redaksi)