Rajawalitv, net-JAKARTA — Dugaan praktik calo dan pungli di Samsat Jakarta Timur kembali mencuat. Lebih mengejutkan, muncul dugaan “saweran” amplop kepada sejumlah oknum wartawan dan LSM untuk meredam pemberitaan dan menutup praktik tersebut.
Puluhan orang disebut menerima amplop dari seseorang berinisial Anto, yang diduga dibagikan rutin setiap awal bulan di taman depan gedung Samsat.
Jika terbukti, praktik ini bukan sekadar pungli, tetapi dugaan upaya membungkam kontrol publik dengan uang.
Kapolri diminta turun tangan: usut aliran uang, periksa seluruh pihak yang terlibat, dan pecat oknum jika terbukti bermain. Jangan biarkan Samsat menjadi sarang calo dan pungli berkedok pelayanan publik.
(Irwan)