Rajawalitv, net-BREAKING NEWS-Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Commiittee (CIC) meminta Presiden Prabowo Subianto komitmen kuatnya untuk memberantas korupsi secara tegas dan tanpa pandang bulu. Dalam berbagai kesempatan, termasuk Sidang Tahunan MPR RI di Jakarta, ia menyatakan bahwa penutupan kebocoran anggaran dan penindakan pelaku kecurangan adalah kunci utama untuk menyelamatkan kekayaan negara demi kesejahteraan rakyat.Untuk itu CIC berharap menempatkan sosok yang tepat di Kejaksaan Agung agar dapat melaksanakan titah Presiden Prabowo dalam upaya pemberantasan korupsi yang saat ini semakin merajalela, bahkan banyak keterlibatan oknum penegak hukum maupun kepala daerah.
Poin Penting Komitmen Pemberantasan Korupsi
Ketua Umum CIC R.Bambang.SS menegaskan," Untuk upaya pemberantasan korupsi harus memiliki komitmen yang kuat, yakni tanpa pandang bulu Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi ditegaskan harus berjalan adil dan menyasar siapa saja yang merugikan keuangan negara. Sosok yang pantas menggantikan Jaksa Agung ST Burhanuddin dia adalah Dr. H. Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha, S.H., M.H., M.Sc, yang tidak diragukan lagi kepiawaiannya dalam memberantas korupsi serta berani memutus mata rantai di Korp Adhiyaksa kedepannya," tegas R.Bambang.SS dalam keterangan resminya Selasa (18/8/2026) kepada awak media di Jakarta.
CIC menilai, kecaman keras: pelaku penyelewengan dana program sosial seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), korupsi dan TPPU yang melibatkan mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Ardiansyah disebut sebagai tindakan biadab yang tidak memiliki nilai kemanusiaan.
Sosok Dr. H. Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha, S.H., M.H., M.Sc sangat tepat dan layak untuk jadi Jaksa Agung menggantikan ST Burhanuddin. Dimana pengelaman sebagai jaksa senior sudah cukup terbukti mengemban tugas sebagai seorang penegak hukum.Pemberantasan korupsi diposisikan sebagai strategi utama dalam kebijakan ekonomi nasional guna mengoptimalkan alokasi anggaran untuk kesejahteraan masyarakat.
Prabowo Tegaskan Pemberantasan Korupsi Harus Tanpa Pandang Bulu
R.Bambang.SS mengatakan," Jika Presiden Prabowo salah mengangkat pejabat yang cuma mementingkan golongan atau kelompok, jangan harap Indonesia bisa bebas dari para pelaku koruptor. Disinilah Presiden Prabowo diminta secara tegas dan bijaksana dalam reformasi masi di Korp Adhiyaksa agar tidak ada kepentingan lain, melainkan kepentingan negara dan bangsa untuk menuju Indonesia Emas. Jejak Rekam Dr. H. Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha, S.H., M.H., M.Sc putra terbaik bangsa," pungkas R.Bambang.SS sang pegiat anti korupsi nasional.
(Arifin.Nst)