"Kasat Samapta Polres Depok Dalby: Tawuran Remaja di Depok Banyak Dipicu Media Sosial"

Depok, 11 Maret 2026,Rajawalitv,net– Bulan suci Ramadhan yang seharusnya menjadi momentum meningkatkan ibadah justru dinodai oleh aksi tawuran sejumlah remaja di wilayah Kalimulya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.
Peristiwa tersebut terjadi saat sejumlah anak yang hendak menggelar buka puasa bersama di salah satu warung kopi di kawasan Kalimulya terpancing dengan adanya aksi tawuran yang terjadi di sekitar lokasi. Situasi sempat memanas hingga akhirnya aparat dari Polres Metro Depok melalui Tim Jaguar bergerak cepat mengamankan para remaja yang terlibat.
Kasat Samapta Polres Depok Dalby yang juga memimpin Tim Jaguar menjelaskan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan adanya keributan di wilayah Kota Kembang, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Sukmajaya.
“Tim Jaguar langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan puluhan anak-anak yang berada di tempat kejadian. Mereka kemudian dibawa ke Polres untuk dilakukan pendataan dan dimintai keterangan,” ujar Kasat Samapta Polres Depok ( Dalby ),saat dikonfirmasi pimpinan media BuserKriminalitas.com.

Dalam kejadian tersebut, dua orang remaja yang diduga kuat terlibat dalam aksi penganiayaan ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penindakan tegas sesuai hukum yang berlaku. Sementara puluhan remaja lainnya diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga memanggil orang tua dari para remaja yang diamankan untuk diberikan pembinaan serta penjelasan terkait keterlibatan anak-anak mereka dalam aksi tawuran tersebut.

Menurut Kasat Samapta Polres Depok (Dalby) , fenomena tawuran remaja saat ini banyak dipicu oleh ajakan melalui media sosial. Para remaja biasanya membuat janji untuk bertemu di lokasi tertentu guna mencari lawan dari kelompok lain.

“Mereka biasanya janjian lewat media sosial. Saat bertemu, mereka menggunakan petasan satu atau dua titik yang diledakkan di tengah kerumunan sebagai tanda dimulainya tawuran. Setelah petasan meledak, barulah mereka saling menyerang, bahkan warga yang tidak tahu apa-apa bisa menjadi sasaran,” jelasnya.

kasat Samapta Polres Depok (Dalby) juga mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama saat malam hari selama bulan Ramadhan.

“Kalau melihat ada anak-anak berkumpul dan sulit dibubarkan, masyarakat bisa langsung menghubungi layanan 110. Itu gratis tanpa biaya. Kami bersama Tim Jaguar akan langsung turun ke lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat tidak takut melapor demi menjaga keamanan lingkungan, khususnya selama bulan suci Ramadhan agar tetap kondusif.
(Ruslin)