Rumah Dinas Camat Sitimsel Terbengkalai, Plafon Nyaris Ambruk – Aset Daerah Dibiarkan Rusak!

SITIMSEL, rajawalitv, net– Kondisi rumah dinas Kantor Camat Sitimsel kini memprihatinkan. Bangunan yang seharusnya menjadi fasilitas penunjang pelayanan pemerintahan tersebut terlihat terbengkalai cukup lama dan tidak terawat.
Pantauan awak media di lokasi, bagian plafon (flapon) rumah dinas banyak yang rapuh dan nyaris ambruk. Kayu-kayu penyangga terlihat lapuk dimakan usia. Jika tidak segera dilakukan perbaikan, kondisi ini dikhawatirkan membahayakan keselamatan dan berpotensi menyebabkan kerusakan lebih parah.
Saat dikonfirmasi, staf Kantor Camat Sitimsel menjelaskan bahwa rumah dinas tersebut sebelumnya pernah difungsikan dan ditempati oleh seorang dokter serta camat terdahulu. Namun, dalam beberapa waktu terakhir bangunan tersebut tidak lagi digunakan sehingga kondisi fisiknya terus mengalami penurunan.

Sebagai aset pemerintah daerah, rumah dinas tersebut seharusnya mendapatkan perhatian dan perawatan berkala agar tetap layak fungsi. Terbengkalainya bangunan ini memunculkan pertanyaan publik terkait pengawasan dan pemeliharaan aset daerah.

Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan serta perbaikan sebelum terjadi insiden yang tidak diinginkan. Selain menjaga keselamatan, langkah perbaikan juga penting demi menjaga nilai aset milik pemerintah.

Dalam waktu dekat rumah Dinas Camat tersebut menurut Camat yang baru menjabat Steven Gansalangi, S.Sos akan direhabilitasi menunggu persetujuan anggaran yang telah diusulkan bernilai 400 jt ke BAPENDA Kab.Kepl.Sitaro, untuk sementara ini camat menempati rumah kontrak ,semoga secepatnya anggaran tersebut dapat terealisasi.
Dipihak lain dari masyarakat menyoroti sangat turut prihatin melihat aset pemerintah sepertinya ada pembiaran .

Lanjut Camat Steven Gansalangi.S.Sos mantan Lurah Kelurahan Tatahadeng Kec.Sitim pribadi yang sangat dekat dan peduli kepada masyarakat ini, menuturkan kini tanggungjawabnya berada diwilayah Kecamatan Sitimsel dengan jumlah 8.700 jiwa terdiri dari 14 Kampung, 10 Kampung berada didaratan, 4 Kampung berada dipulau dgn melalui kapal motor laut untuk menjangkau pelayanannya sebagai camat. jelasnya

Melihat kondisi kerja yang sangat menantang kadang musim gelombang menghadang tanggungjawabnya dan butuh tenaga phisik yang prima , sosok camat yang punya jejak olahragarawan sebagai mantan pesepak bola kini menjadi pelatih dikesebelasan ASN Kab.Kep.Sitaro yang berhasil. tidak diragukan lagi ke tangguhan menghadapi tugas tanggung jawab sebagai camat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait rencana renovasi atau rehabilitasi rumah dinas tersebut. Awak media akan terus mengawal perkembangan permasalahan ini.

(HG)